Beranda

Thursday, June 18, 2009

Info menarik bagi sahabat petualang

Bagi rekan-rekan/sahabat petualang yang suka mendownload foto-foto gunung baik yang ada di Indonesia ataupun di mancanegara, saya baru nemuin nih situs menarik, alamatnya ada di www.summitpost.org
Di situs ini cukup komplit, dan memang khusus disediakan bagi para pendaki di seluruh dunia untuk berbagi pengalaman, cerita, foto dll. Saya mencoba untuk mencari foto-foto gunung yang ada di Indonesia di situs ini dan setelah saya cari di situs tersebut ternyata lumayan lengkap. Dan ada salah satu hal yang juga amazing yaitu ternyata foto-foto tersebut dapat di slide show-kan dengan menggunakan software "cooliris", yang tampilannya keren banget.
Software ini terlebih dahulu harus kita download dari web, lalu kita install di komputer kita. Kemudian ketik alamat situs diatas lalu klik images. Kemudian klik start slide show yang ada di bawah. Dan silahkan nikmati hasilnya :) Keren kan??

Tuesday, June 9, 2009

Pengetahuan tentang Photography

Kata photography berasal dari kata photo yang berarti cahaya dan graph yang berarti gambar. Jadi photography bisa diartikan menggambar/melukis dengan cahaya. 

Jenis-jenis kamera

a) Kamera film, sekarang juga disebut dengan kamera analog oleh beberapa orang. 

Format film
Sebelum kita melangkah ke jenis-jenis kamera film ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu berbagai macam format/ukuran film.
1. APS, Advanced Photography System. Format kecil dengan ukuran film 16x24mm, dikemas dalam cartridge. Meski format ini tergolong baru, namun tidak populer. Toko yang menjual film jenis ini susah dicari di Indonesia
2. Format 135. Dikenal juga dengan film 35mm. Mempunyai ukuran 24x36mm, dikemas dalam bentuk cartridge berisi 20 atau 36 frame. Format ini adalah format yang paling populer, banyak kita temui di sekitar kita
3. Medium format
4. Large format 

Jenis Film
1. Film B/W, film negatif hitam putih
2. Film negatif warna. Paling populer, sering kita pakai 
3. Film positif, biasa juga disebut slide. Lebih mahal dan rawan overexposure. Meski demikian warna-warna yang dihasilkan lebih bagus karena dapat menangkap rentang kontras yang lebih luas

Jenis-jenis kamera Film 
1. Pocket/compact. Kamera saku. Populer bagi orang awam, sederhana dan mudah dioperasikan. Menggunakan film format 35mm
2. Rangefinder. Kamera pencari jarak. Kecil, sekilas mirip dengan kamera saku. Bedanya, kamera ini mempunyai mekanisme fokusing (karenanya disebut rangefinder). Umumnya menggunakan film format 35mm 
3. SLR, Single Lens Reflex. Kamera refleks lensa tunggal. Populer di kalangan profesional, amatir dan hobiis. Umumnya mempunyai lensa yang dapat diganti. Menggunakan film format 35mm. Disebut juga kamera sistem
4. TLR, Twin Lens Reflex. Kamera refleks lensa ganda. Biasanya menggunakan format medium 
5. Viewfinder. Biasanya menggunakan format medium

Kamera manual dan kamera otomatis. Kamera-kamera SLR terbaru umumnya sudah dilengkapi sistem autofokus dan autoexposure namun masih dapat dioperasikan secara manual.

b ) Kamera digital
Menggunakan sensor digital sebagai pengganti film 
1. Consumer. Kamera saku, murah, mudah pemakaiannya. Lensa tak dapat diganti. Sebagian besar hanya punya mode full-otomatis. Just point and shoot. Beberapa, seperti Canon seri A, memiliki mode manual.
2. Prosumer. Kamera SLR-like, harga menengah. Lensa tak dapat diganti. Shooting Mode manual dan auto 
3. DSLR. Digital SLR 


Lensa Kamera 

mata dari kamera, secara umum menentukan kualitas foto yang dihasilkan lensa memiliki 2 properties penting yaitu panjang fokal dan aperture maksimum.

Field of View (FOV)
tiap lensa memiliki FOV yang lebarnya tergantung dari panjang fokalnya dan luas film/sensor yang digunakan.

Field of View Crop
sering disebut secara salah kaprah dengan focal length multiplier. Hampir semua kamera digital memiliki ukuran sensor yang lebih kecil daripada film 35mm, maka pada field of view kamera digital lebih kecil dari pada kamera 35mm. Misal lensa 50 mm pada Nikon D70 memiliki FOV yang sama dengan lensa 75mm pada kamera film 35mm (FOV crop factor 1.5x) 

Jenis-jenis Lensa 
a. berdasarkan prime-vario
1. Fixed focal/Prime, memiliki panjang fokal tetap, misal Fujinon 35mm F/3.5 memiliki panjang fokal 35 mm. Lensa prime kurang fleksibel, namun kualitasnya lebih tinggi daripada lensa zoom pada harga yang sama
2. Zoom/Vario, memiliki panjang fokal yang dapat diubah, misal Canon EF-S 18-55mm F/3.5-5.6 memiliki panjang fokal yang dapat diubah dari 18 mm sampai 55 mm. Fleksibel karena panjang fokalnya yang dapat diatur

b. berdasarkan panjang focal 
1. Wide, lensa dengan FOV lebar, panjang fokal 35 mm atau kurang. Biasanya digunakan untuk memotret pemandangan dan gedung 
2. Normal, panjang fokal sekitar 50 mm. Lensa serbaguna, cepat dan harganya murah
3. Tele, lensa dengan FOV sempit, panjang fokal 70mm atau lebih. Untuk memotret dari jarak jauh

c. berdasarkan aperture maksimumnya
1. Cepat, memiliki aperture maksimum yang lebar
2. Lambat, memiliki aperture maksimum sempit

d. lensa-lensa khusus
1. Lensa Makro, digunakan untuk memotret dari jarak dekat
2. Lensa Tilt and Shift, bisa dibengkokan

Ketentuan lensa lebar/tele (berdasarkan panjang focal) di atas berlaku untuk kamera film 35mm. Lensa Nikkor 50 mm menjadi lensa normal pada kamera film 35mm, tapi menjadi lensa tele jika digunakan pada kamera digital Nikon D70. Pada Nikon D70 FOV Nikkor 50 mm setara dengan FOV lensa 75 mm pada kamera film 35mm

Peralatan bantu lain
- Tripod , diperlukan untuk pemotretan dengan kecepatan lambat. Pada kecepatan lambat, menghindari goyangan kamera jika dipegang dengan tangan (handheld). Secara umum kecepatan minimal handhel adalah 1/focal.
Membawa tripod saat hunting bisa merepotkan. Untuk keperluan hunting biasanya tripod yang dibawa adalah tripod yang ringan dan kecil.
- Monopod , mirip tripod, kaki satu. Lebih mudah dibawa. Hanya dapat menghilangkan goyangan vertikal saja.
- Flash/blitz/lampu kilat , untuk menerangai obyek dalam kondisi gelap
- Filter , untuk menyaring cahaya yang masuk. Ada banyak jenisnya :
UV, menyaring cahaya UV agar tidak terjadi hazy pada foto2 landscape, sering digunakan untuk melindungi lensa dari debu. 
PL/CPL (Polarizer/Circular Polarizar) untuk mengurangi bayangan pada permukaan non logam. Bisa juga untuk menambah kontras langit 

Exposure
 
jumlah cahaya yang masuk ke kamera, tergantung dari aperture dan kecepatan.
- Aperture/diafragma . Makin besar aperture makin banyak cahaya yang masuk. Aperture dinyatakan dengan angka angka antara lain sebagai berikut: f/1,4 f/2 f/3,5 f/5.6 f/8. semakin besar angkanya (f number), aperture makin kecil aperturenya 
- Shutter speed/kecepatan rana . Makin cepat, makin sedikit cahaya yang masuk 
- ISO , menyatakan sensitivitas sensor/film. Makin tinggi ISOnya maka jumlah cahaya yang dibutuhkan makin sedikit. Film ISO 100 memerlukan jumlah cahaya 2 kali film ISO 200 
Contoh: kombinasi diafragma f/5.6 kec. 1/500 pada ISO 100 setara dengan diafragma f/8 kec 1/500 atau f/5.6 kec. 1/1000 pada ISO 200.

Exposure meter , pengukur cahaya. Hampir tiap kamera modern memiliki pengukur cahaya internal. Selain itu juga tersedia pengukur cahaya eksternal 

Exposure metering ( sering disingkat dengan metering )
adalah metode pengukuran cahaya 
1. Average metering , mengukur cahaya rata-rata seluruh frame 
2. Center-weighted average metering , mengukur cahaya rata-rata dengan titik berat bagian tengah
3. Matrix/Evaluative metering , Mengukur cahaya di berbagai bagian dari frame, untuk kemudian dikalkulasi dengan metode-metode otomatis tertentu 
4. Spot metering , mengukur cahaya hanya pada bagian kecil di tengah frame saja 

Exposure compensation, 18% grey . Exposure meter selalu mengukur cahaya dan menhasilkan pengukuran sehingga terang foto yang dihasilkan berkisar pada 18% grey. Jadi kalau kita membidik sebidang kain putih dan menggunakan seting exposure sebagaimana yang ditunjukan oleh meter, maka kain putih tersebut akan menjadi abu-abu dalam foto. Untuk mengatasi hal tersebut kita harus melakukan exposure compensation. Exposure kita tambah sehingga kain menjadi putih.

Under exposured = foto terlalu gelap karena kurang exposure
Over exposured = foto terlalu terang karena kelebihan exposure 

Istilah stop
Naik 1 stop, artinya exposure dinaikkan menjadi 2 kali. 
Naik 2 stop, artinya exposure dinaikkan menjadi 4 kali.
Turun 1 stop exposure diturunkan menjadi 1/2 kali.
Turun 2 stop exposure diturunkan menjadi 1/4 kali.

Kenaikan 1 stop pada aperture sebagai berikut: f/22; f/16; f/11; f/8; f/5,6; f/4; f/2,8; f/2. 
Beda f number tiap stop adalah 0,7 kali (1/ akar2).

Kenaikan 1 stop pada kec. Rana sebagai berikut: 1/2000; 1/1000; 1/500; 1/250; 1/125; 1/60; 1/30; 1/15; 1/8; 1/4; 1/2; 1.
Beda speed tiap stop adalah 2 kali

DOF , Depth of Field, kedalaman medan. DOF adalah daerah tajam di sekitar fokus.
Kedalaman medan dipengaruhi oleh besar aperture, panjang fokal, dan jarak ke obyek.
1. Aperture, semakin besar aperture (f number makin kecil) maka DOF akan makin dangkal/sempit
2. Panjang fokal (riil), semakin panjang fokal, DOF makin dangkal/sempit
3. Jarak ke obyek, semakin dekat jarak ke obyek maka DOF makin dangkal/sempit 

Pemilihan DOF 
- Jika DOF sempit, FG dan BG akan blur. DOF sempit digunakan jika kita ingin mengisolasi/menonjolkan obyek dari lingkungan sekitarnya misalnya pada foto-foto portrait atau foto bunga.
- Jika DOF lebar, FG dan BG tampak lebih tajam. DOF lebar digunakan jika kita menginginkan hampir seluruh bagian pada foto nampak tajam, seperti pada foto landscape atau foto jurnalistik.

Shooting mode
Mode auto , mode point and shoot, tinggal bidik dan jepret 
1. Full auto, kamera yang menentukan semua parameter 
2. Portrait, kamera menggunakan aperture terbesar untuk menyempitkan DOF 
3. Landscape, kamera menggunakan aperture terkecil 
4. Nightscene, menggunakan kecepatan lambat dan flash untuk menangkap obyek dan BG sekaligus 
5. Fast shuter speed 
6. Slow shutter speed

Creative zone 
1. P, program AE. Mirip dengan mode auto dengan kontrol lebih. Dengan mode ini kita bisa mengontrol exposure compensation, ISO, metering mode, Auto/manual fokus, white balance, flash on/off, dan continues shooting. 
2. Tv, shutter speed priority AE. Kita menetukan speed, kamera akan menghitung aperture yang tepat
3. Av, aperture priority AE. Kita menentukan aperture, kamera mengatur speed
4. M, manual exposure. Kita yang menentukan aperture dan speed secara manual

Komposisi dan Angle
Komposisi adalah penempatan obyek dalam frame foto 
Angle adalah sudut pemotretan, dari bawah, atas, atau sejajar 
Komposisi dan angle lebih menyangkut ke seni dari fotografi. Faktor selera fotografer sangat besar pengaruhnya.

Semoga Bermanfaat

sumber
http://www.ilmugrafis.com/artikel.php?page=pengetahuan-tentang-ilmu-fotografi

Thursday, May 28, 2009

PETUNJUK SINGKAT PENGOPERASIAN GPS LEICA GS20

Berikut ini adalah tutorial GPS mengenai penggunaan GPS Leica GS20.
GPS Leica GS20 merupakan GPS tipe GIS yang diproduksi oleh Leica Geosystem. GPS GS20 merupakan GPS handheld bisa digenggam ditangan, sangat cocok untuk pengumpulan data lapangan secara cepat. Sangat fleksibel, mudah dibawa kemana-mana, dimana saja, kapan saja, dengan hasil yang akurat. Kelebihan Handheld GPS GS20 :
  1. Menggunakan teknologi tinggi dengan akurasi yang teliti pada tingkatan GPS sekelasnya.
  2. User friendly dan desain yang unik.seperti layaknya menggunakan handphone.
  3. Teknologi tanpa kabel (Bluetooth)Bisa untuk differensial GPS (DGPS)

Mengoperasikan GPS Leica GS20 :
Tahap Inisialisasi
Bawa GPS Leica GS20 ke posisi di lapangan terbuka dimana obstruksi atau gangguan terhadap sinyal dari satelit minimal.
Tekan tombol power pada keypad dan tunggu hingga GPS GS20 sensor menerima minimal sinyal dari 4 satelit, lihat pada mapview pada indicator satelit.
Pembuatan Job Baru
Masuk ke menu utama GPS GS20, lalu pilih Job Management dan tekan tombol Menu lalu pilih New. Kemudian tekan Enter. Masukkan nama job, creator dan manager. Setelah selesai tekan tombol Menu, pilih Save, kemudian tekan ENTER.
Membuat Codelist (Daftar Kode)
Pilih menu codelist management pada menu utama (job sudah harus terdefinisi). Tekan tombol menu pada keypad, pilih new untuk membuat codelist baru
Membuat Code
Pilih Codelist Management dari menu utama. Pilih nama Codelist dengan tombol panah pada keypad. Tekan tombol enter (untuk mengaktifkan codelist). Tekan tombol menu. Pilih Code Management. Tekan menu lagi. Pilih New Code, isikan nama code beserta tipenya.
Menambahkan attribute pada code yang telah kita buat. (keterangan lanjutan dari code)
Pilih Codelist Management dari menu utama. Pilih nama Codelist dengan tombol panah pada keypad
Tekan tombol enter
Tekan tombol menu Pilih Code Management
Tekan menu lagi
Pilih New AttributeOccupation (perekaman data)
Pilih menu utama Data Collection
Tekan tombol EnterTekan tombol menu
Pilih CodesTekan EnterPilih Code yang akan digunakan untuk perekaman
Tekan Occupy lalu Save

Friday, May 1, 2009

Mengenal Wabah Flu Babi




Masyarakat internasional kini siaga dalam mengantisipasi wabah flu babi. Dalam waktu hitungan hari, flu yang mulai mewabah di Meksiko itu telah merenggut nyawa ratusan jiwa dan dikhawatirkan penyebaran bisa terus berlanjut.

Oleh karena itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Minggu 26 April 2009, menerbitkan informasi dasar mengenai flu babi dan penularannya. Selain itu WHO juga mengungkapkan cara mencegah penularan flu babi dan obat yang bisa menyembuhkan penderita.

Apa yang dimaksud dengan flu babi?

Flu babi atau influenza babi adalah penyakit sistem pernapasan akut yang terjadi pada babi. Penyakit ini disebabkan virus influenza tipe A. Meski tingkat keparahan penyakit sangat tinggi, namun angka kematian terbilang rendah, antara satu hingga empat persen.

Virus dapat menyebar melalui udara, kontak langsung dan tidak langsung melalui babi pembawa virus yang tidak menunjukkan gejala flu. Virus ini berkembang sepanjang tahun dengan peningkatan pada musim gugur dan dingin.

Sebagian besar virus flu babi merupakan turunan virus H1N1, namun ada beberapa turunan virus ditemukan pada babi seperti H1N2, H3N1, H3N2. Babi juga dapat terinfeksi virus flu burung dan flu manusia.

Virus-virus itu bahkan dapat menyerang secara bersamaan dan menciptakan mutasi rantai virus baru. Meski virus babi biasanya menyerang babi secara spesifik, terkadang virus ini juga menginfeksi manusia.

Di mana kasus infeksi virus flu babi terhadap manusia terjadi?

Sejak penerapan Regulasi Kesehatan Internasional pada 2007, laporan datang dari Amerika Serikat (AS) dan Spanyol.

Bagaimana manusia bisa terinfeksi?

Penularan flu babi ke manusia terjadi melalui babi yang terinfeksi, biasanya terjadi pada manusia yang jarang berhubungan langsung dengan babi. Transmisi antarmanusia memang telah terjadi namun hanya terjadi di kelompok tertutup.

Apakah produk olahan daging babi aman dikonsumsi?

Aman. Flu babi tidak menular melalui daging babi yang telah diolah. Virus flu babi mati pada suhu 70 derajat Celsius.

Di negara mana virus flu babi banyak ditemukan?

Otoritas Kesehatan Hewan Internasional tidak memiliki data pasti sebaran virus ini sehingga wilayah distribusi internasional melalui hewan tidak diketahui. Penyakit ini dikategorikan endemi di AS. Penyebaran virus flu babi juga terjadi di Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa (termasuk Inggris, Swedia, dan Italia), Afrika (Kenya), dan Asia timur (China dan Jepang).

Bagaimana dengan resiko pandemi?

Manusia yang jarang atau tidak pernah melakukan kontak langsung dengan babi tidak memiliki imunitas yang bisa mencegah infeksi virus flu babi. Jika virus ini sudah bisa menular antarmanusia, pandemi influenza bisa terjadi. Dampak pandemi sangat sulit diprediksi. Hal ini bergantung kepada kekuatan virus, dan imunitas manusia.

Apakah ada vaksin yang dapat melindungi manusia dari virus flu babi?

Tidak ada. Sementara itu belum diketahui efektivitas vaksin virus flu biasa mengatasi flu babi. Ini disebabkan cepatnya perubahan rantai virus influenza. Maka WHO membutuhkan banyak sampel virus untuk mendapatkan vaksin yang bisa membunuh berbagai jenis virus.

Apa obat yang bisa digunakan untuk pengobatan?

Selama ini sebagian besar penderita flu babi dapat disembuhkan tanpa perawatan medis atau obat-obatan antiviral. Obat antiviral untuk influenza musiman dapat digunakan untuk mencegah dan mengobat pasien. Obat ini terbagi menjadi dua jenis, yaitu adamantanes (amantadine dan remantadine) dan antineuraminidase influenza (oseltamivir dan zanamivir).

Namun sejumlah virus flu mengembangkan resistensi terhadap obat antiviral sehingga mengurangi efektivitas obat dan perawatan. Virus flu babi yang berkembang di AS diketahui sensitif terhadap oselatmivir dan zanamivir namun imun terhadap amantadine dan remantadine.

Saat ini informasi yang ada belum cukup untuk membuat rekomendasi penggunaan antiviral dalam mencegah dan menangani infeksi flu babi. Petugas medis harus membuat keputusan berdasarkan kondisi pasien dan penyebaran virus di wilayahnya.

Di Meksiko dan AS, pemerintah merekomendasikan penggunaan oseltamivir dan zanamivir.







Monday, April 20, 2009

Panorama Wisata Gunung Kelud


Gunung Kelud (1113,9 mdpl) merupakan salah satu gunung api yang aktif yang terletak di Jawa Timur tepatnya di Kabupaten Kediri, dengan ketinggian 1.791 meter dari permukaan laut. Gunung Kelud termasuk Gunung Api tipe strato dengan danau kawah yang tingginya 1113,9 meter. Gunung ini tercatat pernah meletus sebanyak 24 kali. Pada tahun 1815 Gunung Kelud meletus dengan dahsyat sehingga menelan korban jiwa sebanyak 10.000 jiwa.

Letusan dahsyat terjadi lagi pada tanggal 20 Mei 1919, korban yang tewas sebanyak 5.160 orang. Pada tahun 1951, tanggal 31 Agustus kembali meletus dengan korban jiwa sebanyak 7 orang. Meskipun tidak menimbulkan banyak korban jiwa tapi letusan ini menimbulkan kerusakan hebat dan menyemburkan materi vulkanis dalam jumlah besar. Hujan abu melanda hampir merata di Jawa Timur dan Jawa Tengah serta lahar panas yang dimuntahkannya membakar kawasan dalam radius 6,5 kilometer dari danau kawah. Letusan ini mengakibatkan turunnya kawah lebih kurang 79 meter.

Tahun 1966, gunung ini meletus lagi dengan korban meninggal sebanyak 210 orang, juga pada bulan Februari 1990 tercatat terjadi letusan. Karena hal inilah Gunung Kelud termasuk gunung api dengan tipe A yaitu gunung api yang masih aktif melakukan aktifitas letusan.

Akibat aktifitas letusan yang terjadi sekarang ini Kawah Kelud berbentuk danau kawah yang luas di puncaknya. Danau kawah yang berwarna kebiru-biruan merupakan keindahan alam yang disajikan oleh Gunung Kelud. Danau kawah di kelilingi oleh tebingtebing yang menjulang antara lain Tebing Gajah Mungkur dengan ketinggian 150 meter, Gunung Lirang dan Gunung Kumbang.

Tebing-tebing ini sering digunakan untuk lokasi pemanjatan tetapi kondisi batuannya mudah lepas. Untuk mencapai Kawah Gunung Kelud paling mudah, lewat Desa Margomulyo. Dari Malang, naik Bus menuju Kediri dan turun di terminal Pare sekitar 2,5 jam perjalanan. Dari Pare perjalanan diteruskan menuju Wates, dengan Minibus, menempuh jarak 24 Km (45 Menit). Untuk menuju Wates bisa juga di kota Kediri atau Kota Blitar dengan minibus.

Dari Wates, naik Angkot menuju Desa Sugih Waras (30 menit) dan turun di Pos Penjagaan Perkebunan Margomulyo. Disini kita harus melapor sebelum melakukan perjalanan ke Gunung Kelud hanya meninggalkan identitas. Satu kilometer dari Pos penjagaan terdapat Pos Vulkanologi pada ketinggian 668 m dpl. Disini kita bisa minta informasi lebih lanjut tentang kegiatan Vulkanis Gunung Kelud.

Menjelang puncak kita bisa menyaksikan pemandangan yang sangat menarik, berupa hamparan lereng-lereng gunung yang tertimbun pasir vulkanis bekas letusan yang mulai di tumbuhi vegetasi baru. Diujung jalan aspal perjalanan diteruskan melewati jalan berbatu sepanjang 700 meter dan memasuki terowongan Ganesha sepanjang 200 meter, kita akan sampai di Danau Kawah Gunung Kelud.

Wilayah G. Kelud dibagi atas beberapa daerah yaitu Daerah Terlarang ( radius 5 km dari kawah dengan luas 91 km2 ) dengan ancaman hujan bom dan rempah-rempah batuan, awan panas, lahar letusan dan lahar hujan. Data tahun 1972 menunjukkan hunian 50 orang. Kemudian Daerah Bahaya I ( radius 10 km dari kawah dengan luas 223 km2 ) dengan ancaman hujan bom dan rempah-rempah batuan. Daerah ini dihuni oleh 136.500 orang ( data tahun 1972 ). Selanjutnya Daerah Bahaya II yang ancamannya lahar sekunder. Daerah ini meliputi bantaran sungai-sungai lahar yang luasnya 56 km2 dan dihuni oleh 178.000 orang.

Danau kawah terisi oleh air yang bewarna kebiru- biruan, dapat digunakan untuk mandi dan berenang, tetapi harus waspada dan memperhatikan aktifitas Danau Kawah serta perubahan suhunya. Suhu rata-rata air danau 38 derajat sehingga terasa hangat dan mengandung belerang. Disekitar danau kawah ini terdapat terowongan pembuangan air yang dinamakan Terowongan Ampera dengan panjang 1200 m yang merupakn saluran pembuangan air kawah. Sekitar danau kawah gunung Kelud merupakan dataran berpasir yang luas dan ditumbuhi bunga Edelweis. Di dataran pasir ini terdapat beberapa tempat yang mengeluarkan asap belerang. Uap Belerang yang keluar dapat digunakan untuk mandi uap.

Danau Kawah Kelud yang kebiru-biruan dan dikelilingi bukit-bukit bertebing batu curam yang diselimuti kabut tipis merupakan panorama yang sangat menakjubkan.

Untuk melakukan pendakian ke Kawah Gunung Kelud, usahakan membawa kendaraan jenis jeep karena jalan menuju lokasi agak menanjak. Walaupun kondisi jalan sudah beraspal tetapi memerlukan kondisi mobil yang bagus.


Bila membawa kendaraan pribadi dan pada musim kemarau, kita bisa lewat jalur alternatif yang lebih cepat. Dari Malang, kita menuju Blitar, di Garum (7,5 Km sebelum Blitar) diteruskan menuju ke arah utara (ke kanan) kearah Candi Panataran. Dari Desa Kedawung, 2 Km dari Candi Panataran, kita menuju Desa Sugihwaras melintasi bekas padang lahar dan jalan tanah, melewati Desa Sumber Asri, Perkebunan "Gambar" serta Desa Sempu dimana kita menemui lagi jalan beraspal.

Kalau kita berwisata ke Gunung Kelud, sebaiknya kita juga mengunjungi Makam Bung Karno di Desa Sentul, 2 Km di sebelah utara kota Blitar dan Musium Bung Karno di Jalan Sultan Agung 59, yang mengoleksi berbagai kenangan tentang Presiden pertama Indonesia, Bapak Ir.Soekarno.

Kita juga bisa mengunjungi Candi Panataran, Yang terletak 16 km dari pusat kota. Candi Panataran merupakan komplek candi terbesar di Jawa Timur, sekaligus kita bisa mengunjungi Musium Blitar yang terletak di Utara Alun-alun Blitar, yang memamerkan berbagai koleksi arca dari Candi Panataran. Untuk sarana emergensi bisa minta bantuan ke pos Vulkanologi dan Pos jaga perkebunan.

slideshow

Fotoku

Fotoku
lagi ikut lomba birdwatching

Islamic Web Category

Powered By Blogger