Beranda

Saturday, November 10, 2007

profil burung "Kemolekan Si Raja Udang"


Raja-udang adalah nama umum bagi sejenis burung pemakan ikan dari suku Alcedinidae. (Sementara penulis, dengan mengikuti taksonomi baru yang dirintis Sibley-Ahlquist di tahun 1990an, memecah suku ini menjadi tiga suku: Alcedinidae, Halcyonidae, dan Cerylidae).
Di seluruh dunia, terdapat kurang lebih 90 spesies burung raja-udang. Pusat keragamannya adalah di daerah tropis di Afrika, Asia dan Australasia.


Raja-udang merupakan burung yang berukuran kecil hingga sedang. Semua anggotanya berkepala besar; memiliki paruh yang besar pula, panjang dan runcing, nampak kurang seimbang dengan ukuran tubuhnya yang relatif kecil. Kaki pendek, begitu juga lehernya. Tiga jari yang menghadap ke muka, saling melekat sebagian di pangkalnya.
Banyak dari para anggotanya yang memiliki warna cerah, terutama biru berkilau dan coklat kemerahan, di samping warna putih. Pola warna sangat beragam.

Kebiasaan
Sebagian jenis raja-udang hidup tak jauh dari air, baik kolam, danau, maupun sungai. Sebagian jenis lagi hidup di pedalaman hutan.
Raja-udang perairan memburu ikan, kodok dan serangga. Bertengger diam-diam di ranting kering atau di bawah lindungan dedaunan dekat air, burung ini dapat tiba-tiba menukik dan menyelam ke air untuk memburu mangsanya. Raja-udang dikaruniai kemampuan untuk mengira-ngira posisi tepat mangsanya di dalam air, melalui bentuk lensa matanya yang mirip telur.
Raja-udang hutan kerap berdiam di kegelapan ranting pohon di bawah tajuk. Ia memburu aneka reptil, kodok dan serangga yang nampak di atas tanah atau di semak-semak. Mangsa dibunuh dengan memukul-mukulkannya ke batang pohon atau ke batu, baru dimakan.
Beberapa spesies, misalnya dari marga Alcedo, kerap terlihat terbang cepat dekat permukaan air dalam lintasan lurus, sambil mengeluarkan suara berderik nyaring. Beberapa jenis yang lebih besar kerap mengeluarkan suara yang keras dan kasar seperti pekikan.
Bersarang dalam lubang di tanah, tebing sungai, batang pohon atau sarang rayap. Telur antara 2-5 butir, biasanya keputih-putihan dan hampir bundar.
Ragam Jenis
Di Indonesia terdapat sekitar 45 spesies raja-udang, yakni separuh dari kekayaan jenis dunia. Lebih dari setengahnya, 26 spesies, hidup terbatas di bagian timur Indonesia: Nusa Tenggara, Maluku dan Papua (Andrew, 1992).
Beberapa jenis yang umum didapati di Indonesia, di antaranya:
Raja-udang Sungai (Alcedo atthis)
Raja-udang Punggung-merah (Ceyx rufidorsa)
Pekaka Emas (Pelargopsis capensis)
Cekakak Batu (Lacedo pulchella)
Cekakak Belukar (Halcyon smyrnensis)
Cekakak Jawa (Halcyon cyanoventris)
Cekakak Sungai (Todirhamphus chloris)
Cekakak Suci (Todirhamphus sanctus)
Cekakak-pita Biasa (Tanysiptera galatea)

Ayo bantu perempuan Indonesia dalam gerakan menanam 10juta pohon


Sempet baca-baca di sebuah koran online bahwa pada tanggal 1 Desember 2007 rencananya akan diadakan kegiatan penanaman 10 juta pohon dalam upaya perempuan Indonesia untuk memberikan andilnya Istri Menteri Pelopori Penghijauan nih simak beritanya.(dicuplik dari bangka post)

edisi: Sabtu, 03 November 2007
Persda Network/M Ismunadi
TANAM 10 JUTA POHON - Ny Murniati Widodo AS (tengah), didampingi Ny Linda Agum Gumelar (paling kanan) dan Ny Rossi Anton Apriyantono, menjelaskan gerakan tanam 10 Juta Pohon dalam konferensi pers yang digelar di kediaman Menteri ESDM di Widya Chandra, Jakarta, Jumat (2/11).
SEJUMLAH organisasi perempuan Indonesia menggagas gerakan “Tanam dan Pelihara 10 Juta Pohon” untuk menyelamatkan dan memperbaiki lingkungan Indonesia yang mengalami kerusakan.

Koordinator sekaligus Ketua Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKI) Ny Murniati Widodo AS mengatakan, penanaman 10 juta pohon akan dilakukan serentak di seluruh pelosok Indonesia pada 1 Desember mendatang. Di antaranya diperlopori para istri menteri Kabinet Indonesia Bersatu.

“Kegiatan ini tidak dipungut biaya. Sedangkan bibit tanaman akan diberikan Departemen Kehutanan melalui dinas kehutanan di daerah masing-masing,” ungkap Murniati dalam jumpa pers di kediaman Menteri ESDM di Widya Chandra, Jakarta, Jumat (2/11).

Murniati menyebutkan, gerakan tanam dan pelihara 10 juta pohon merupakan rangkaian acara dari konferensi “Kearifan Lokal Perempuan Indonesia Dalam Perubahan Iklim Global” yang akan digelar di Hotel Borobudur pada 26-28 November 2007. Gerakan tanam pohon merupakan puncak dari konferensi yang bakal dibuka langsung oleh Ibu Ani Yudhoyono.

Mengapa harus perempuan? Murniati menjelaskan, perempuan memiliki naluriah untuk memelihara. “Kalau tidak berhasil bisa diganti dengan yang lain. Dan kalau pun mati, maka tetap harus ditulis dalam formulir itu agar kita bisa mendapat data yang valid,” tegas Murniati yang mengatakan ada 26 jenis tanaman yang bakal ditanam.

Erna Witoelar mengatakan, hasil kegiatan tanam dan pelihara 10 juta pohon akan menjadi bahan presentasi Ibu Ani Yudhoyono dalam site even bertepatan dengan konferensi internasional tentang perubahan iklim global di Bali yang rencananya diselenggarakan pada Desember mendatang. Erna menyebutkan pertemuan itu akan dihadiri para tokoh perempuan dunia, pemenang nobel dari Kenya, Menteri KLH dan sejumlah tokoh penting lainnya.

Ketua Umum KOWANI Linda Agum Gumelar menambahkan, kegiatan yang terselenggara berkat kerja sama tujuh organisasi perempuan terbesar di Indonesai serta sejumlah LSM perempuan dan Panitia Hari Ibu Ke-79 ini, menunjukkan bagaimana perempuan memberikan solusi lingkungan baik melalui kearifan lokal maupun aksi tanam dan pelihara.


Hebat!!!Salut buat para wanita Indonesia terutama buat Koordinator sekaligus Ketua Solidaritas Isteri Kabinet Indonesia Bersatu (SIKI) Ny Murniati Widodo AS. Semoga ntar sukses caranya!!Makanya kaum lelaki setidaknya mencontoh upaya mulia kaum hawa tersebut, jangan bisanya cuman menebangi pohon aja seenaknya. Kebanyakan siapa lagi klo yang merusak dan menebangi pohon, melakukan illegal logging kalo bukan kaum lelaki. Apa nggak malu sama kaum perempuan!! Maka dari itu kita sebagai kaum pria jangan cuma bisa merusak tetapi kita harus benar-benar peduli terhadap kelestarian lingkungan yang ada!! Ayo semua kaum pria turut dukung dan sukseskan gerakan menanam 10 juta pohon tersebut!!!mari kita hijaukan bumi kita tercinta!!!

slideshow

Fotoku

Fotoku
lagi ikut lomba birdwatching

Islamic Web Category

Powered By Blogger